Berbagai macam jenis pakaian dihasilkan dari tangan-tangan kreatif masyarakat Pekalongan
Celana Jeans dan Celana Kanvas merupakan salah dua di antara jenis pakaian yang menjadi komoditas bagi sebagian masyarakat di Pekalongan selain Batik
![]() |
| Galeri Kanjeng_Denim |
Pekalongan merupakan salah satu daerah penghasil
sandang/pakaian terbesar di Indonesia. Berbagai macam jenis pakaian banyak
diproduksi di daerah yang berada di wilayah Jawa Tengah ini. Mulai dari kain
polos, kain batik, pakaian pria dan wanita baik dewasa hingga anak-anak,
semuanya dapat ditemukan produsennya di kota ini.
Yang paling santer dikenal oleh masyarakat umum tentu saja
batik. Ada banyak sekali gerai atau toko-toko yang menyajikan batik di
Pekalongan. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam jumlah besar, di
Pekalongan juga bisa kita temukan beberapa pusat grosir perbelanjaan batik yang
di dalamnya disajikan beraneka ragam jenis batik, baik batik tulis, cap atau
pun printing.
Karena daerah ini merupakan pusat produksi, maka tentu saja
bukan hanya “barang” jadinya saja yang bisa dengan mudah kita temukan,
melainkan juga bahan bakunya. Meski sebagian besar bukan berasal dari
Pekalongan sendiri alias didatangkan dari luar daerah, bahkan luar negeri,
setidak-tidaknya hal ini pula yang turut mendukung perkembangan kota ini
menjadi pusat industri pakaian dan kain.
Di samping itu, di Pekalongan pula kita bisa menyaksikan
secara langsung proses produksi berbagai jenis pakaian ini. Kita bisa dengan
mudah menemukan ibu-ibu tengah mewarnai kain batik, mencanting kain batik,
mas-mas sedang menjahit baju atau celana, hampir di setiap area di Pekalongan.
Kita bahkan nyaris tak memerlukan izin secara khusus kalau
kita ingin melihat-lihat bagaimana proses pembuatan batik, proses pembuatan
celana jeans, celana kanvas, dan seterusnya.
Di daerah-daerah yang ada di Pekalongan seperti Buaran (nama
sebuah kecamatan di Kabupaten Pekalongan), kita bisa dengan mudah melihat
bagaimana proses pembuatan kain hingga pakaian batik printing. Atau di
Wiradesa, kita dapat secara langsung melihat-lihat proses pembuatan batik tulis
dan cap.
Sedangkan di daerah Wonopringgo, Kedungwuni dan Tirto
(ketiganya juga merupakan nama kecamatan di Kabupaten Pekalongan), ada banyak
home industry yang banyak terfokus pada produksi pakaian jadi, baik celana, baju, rok, dengan berbagai jenis kain: Jeans/Denim, katun, Kanvas dan lainnya. Di
daerah-daerah ini, barangkali separuh lebih masyarakatnya menikmati
keberhidupannya dari industri pakaian.
Dari tangan-tangan serta olah pikiran masyarakat inilah
muncul produk-produk yang kemudian di pasarkan ke luar Pekalongan seperti di Pasar Tanah Abang Jakarta, Pasar
Kliwon Kudus, Turi Surabaya, Tegalgubug Cirebon, Beringharjo Yogyakarta, Klewer
Solo dan seterusnya. Jika kalian tidak asing dengan pasar-pasar di pulau jawa
ini dan sering berbelanja pakaian di sana, barangkali pakaian yang kalian beli
adalah berasal dari tangan-tangan produsen di Pekalongan.
Selama ini, hasil industri pakaian masyarakat Pekalongan ini
memang umumnya dipasarkan di kota-kota tersebut dan juga kota-kota lain di
hampir seluruh kota yang ada di Indonesia.
Selain dipasarkan melalui sistem konvensional seperti itu
(dengan membawa barang produksi dari Pekalongan ke pasar-pasar di luar kota),
masyarakat Pekalongan yang juga sadar akan perkembangan zaman, sudah mulai
menjalankan metode online-marketing. Cara pemasaran melalui internet ini banyak
dilakoni oleh masyarakat berusia muda di Pekalongan. Melalui berbagai platform
berbasis internet, pemuda-pemuda di Pekalongan ini ikut memasarkan
produk-produk pakaian ini secara massif.
Dengan perkembangan pemasaran model seperti ini, banyak
diakui oleh produsen pakaian di Pekalongan, menjadi tren yang bisa dibilang
“lebih efektif menjangakau pasar”. Ada beberapa faktor yang mendasari “ke-efektifan” ini. Melalui pemasaran online, kita bisa menjangkau pasar-pasar yang lebih luas serta lebih mudah memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan. Kita cukup memotret dan
mengunggahnya ke media sosial, website, dan online-store kita di beberapa marketplace terkemuka di
Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.
Para pelaku industri batik di Pekalongan adalah salah satu
yang paling merasakan dampak positif dari perkembangan metode pemasaran jenis
ini. Selain batik, celana jeans dan celana kanvas hasil produksi Pekalongan,
pun turut serta ambil porsi di area pemasaran model ini.
Kanjeng Denim, merupakan nama online-store yang menyajikan
berbagai macam jenis pakaian jadi berupa celana jeans dan kain kanvas Pekalongan. Celana merk Old
Never yang sudah bertahun-tahun dipasarkan di Solo, Kudus,
Surabaya, Jember, Jakarta, Makassar, hingga Palembang, adalah produk yang disediakan
oleh Kanjeng Denim.
Dengan tagline toko “Yang Melegenda, Tetaplah Muda”, Kanjeng
Denim terbuka kepada siapa saja yang berkeinginan menjalin kerjasama, terutama
di wilayah pemasaran yang belum terjangkau.
Kanjeng Denim yang merupakan nama toko, sekaligus supplier celana jeans dan celana kanvas di Pekalongan ini bisa dihubungi melalui Akun Instagram: Klik > Kanjeng_Denim dan Facebook: Klik-> Kanjeng_Denim atau untuk pembelian retail bisa juga pembaca mengunjungi online-store Kanjeng Denim di Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee, melalui link berikut ini:
Klik- >Tokopedia
Klik- >Bukalapak
Klik- >Shopee
Kanjeng Denim yang merupakan nama toko, sekaligus supplier celana jeans dan celana kanvas di Pekalongan ini bisa dihubungi melalui Akun Instagram: Klik > Kanjeng_Denim dan Facebook: Klik-> Kanjeng_Denim atau untuk pembelian retail bisa juga pembaca mengunjungi online-store Kanjeng Denim di Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee, melalui link berikut ini:
Klik- >Tokopedia
Klik- >Bukalapak
Klik- >Shopee


Tidak ada komentar:
Posting Komentar